Hutan beriklim sedang adalah hutan yang tumbuh di daerah beriklim sedang seperti yang ditemukan di Amerika Utara bagian timur, Eropa barat dan tengah, dan Asia timur laut. Hutan beriklim sedang terjadi pada garis lintang antara sekitar 25 ° dan 50 ° di kedua belahan bumi. Mereka memiliki iklim sedang dan musim tanam yang berlangsung antara 140 dan 200 hari setiap tahun. Curah hujan di hutan beriklim sedang umumnya merata sepanjang tahun. Kanopi hutan beriklim sedang terutama terdiri dari pohon berdaun lebar. Menuju daerah kutub, hutan beriklim memberi jalan ke hutan boreal. Hutan beriklim sedang pertama kali berevolusi sekitar 65 juta tahun yang lalu selama awal Era Kenozoikum. Pada saat itu, suhu global turun dan, di daerah yang jauh dari khatulistiwa, muncul iklim yang lebih sejuk dan sedang. Di wilayah ini, suhu tidak hanya lebih dingin tetapi juga lebih kering dan menunjukkan variasi musiman. Tumbuhan di wilayah ini berevolusi dan beradaptasi dengan perubahan iklim. Saat ini, hutan beriklim sedang yang lebih dekat ke daerah tropis dan di mana iklim berubah kurang dramatis, pohon dan spesies tanaman lainnya lebih mirip dengan daerah tropis yang lebih tua. Di wilayah ini, hutan cemara beriklim sedang dapat ditemukan. Di daerah di mana perubahan iklim lebih dramatis, pohon berganti daun berevolusi pohon berganti daun menggugurkan daunnya ketika cuaca menjadi dingin setiap tahun sebagai adaptasi yang memungkinkan pohon menahan fluktuasi suhu musiman di wilayah ini. Dimana hutan menjadi kering, Karakteristik Utama Berikut ini adalah karakteristik utama dari hutan beriklim sedang tumbuh di daerah beriklim sedang pada garis lintang antara sekitar 25 ° dan 50 ° di kedua belahan bumi mengalami musim yang berbeda, dengan musim tanam tahunan yang berlangsung antara 140 dan 200 hari kanopi sebagian besar terdiri dari pohon berdaun lebar Klasifikasi Hutan beriklim sedang diklasifikasikan dalam hierarki habitat berikut Bioma Dunia > Bioma Hutan > Hutan Beriklim Hutan beriklim sedang dibagi menjadi habitat berikut Hutan gugur beriklim sedang - Hutan gugur beriklim sedang terjadi di Amerika Utara bagian timur, Eropa tengah, dan sebagian Asia. Hutan gugur mengalami suhu yang berkisar antara -30 ° dan 30 ° C sepanjang tahun. Mereka menerima antara 75 dan 150 cm curah hujan setiap tahun. Vegetasi hutan gugur beriklim sedang mencakup berbagai pohon berdaun lebar seperti ek, beech, ceri, maple, dan hickory serta berbagai semak, herba abadi, lumut, dan jamur. Hutan gugur beriklim sedang terjadi dan garis lintang tengah, antara daerah kutub dan daerah tropis. Hutan cemara beriklim sedang - Hutan hijau beriklim sedang sebagian besar terdiri dari pohon cemara yang mempertahankan daunnya sepanjang tahun. Hutan cemara beriklim sedang terjadi di Amerika Utara bagian timur dan di Cekungan Mediterania. Mereka juga termasuk hutan cemara subtropis berdaun lebar di Amerika Serikat bagian tenggara, Cina selatan, dan Brasil tenggara. Hewan dari Hutan Beriklim Beberapa hewan yang menghuni hutan beriklim sedang antara lain Tupai timur Tamias striatus - Tupai timur adalah spesies tupai yang hidup di hutan gugur di Amerika Utara bagian timur. Tupai Paskah adalah hewan pengerat kecil yang memiliki bulu merah-coklat dan garis-garis coklat tua dan muda yang memanjang di punggungnya. Rusa berekor putih Odocoileus virginianus - Rusa berekor putih adalah spesies rusa yang mendiami hutan gugur di Amerika Utara bagian timur. Rusa berekor putih memiliki mantel coklat dan ekor dengan bagian bawah putih yang berbeda yang muncul ketika khawatir. Beruang hitam Amerika Ursus americanus - Beruang hitam Amerika adalah salah satu dari tiga spesies beruang yang hidup di Amerika Utara, dua lainnya adalah beruang coklat dan beruang kutub . Dari spesies beruang ini, beruang hitam adalah yang terkecil dan paling pemalu. Burung robin Eropa Erithacus rebecula - Burung robin Eropa adalah burung pemalu di sebagian besar jangkauan mereka tetapi di Kepulauan Inggris, mereka telah memperoleh kejinakan yang menawan dan sering menjadi tamu terhormat di taman halaman belakang, dan taman. Perilaku makan mereka secara historis melibatkan mengikuti hewan mencari makan seperti babi hutan saat menggali tanah.
Hutan adalah hamparan luas yang terdapat di permukaan bumi yang umumnya ditumbuhi oleh pepohonan. Foto adalah jenis bioma yang berupa hamparan permukaan bumi yang luas dan ditumbuhi pepohonan. Di permukaan bumi sendiri, terdapat berbagai macam jenis-jenis dikelompokkan ke dalam beberapa jenis berdasarkan karakteristiknya. Setiap jenis hutan memiliki keunikan tersendiri yang menjadi pembeda antara suatu jenis hutan dan jenis hutan mengetahui apa saja jenis-jenis hutan, simak penjelasan mengenai hutan dalam artikel HutanIstilah hutan mungkin sudah tidak asing di telinga manusia. apalagi bagi masyarakat Indonesia yang dikelilingi oleh hutan-hutan. Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan hutan?Dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, hutan adalah tanah yang luas yang ditumbuhi pohon-pohon yang biasanya tidak dipelihara oleh seseorang/ Prof. Dr. Ir Bambang Hero Saharjo, M. Agr, dkk dalam bukunya yang berjudul Pengendalian Kebakaran Hutan dan atau Lahan Indonesia, pengertian dari hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati yang didominasi juga dapat diartikan sebagai suatu ekosistem dalam persekutuan alam lingkungannya, yang satu dengan lainnya tidak dapat HutanHutan memiliki banyak manfaat bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Foto sebagai suatu bagian dari lingkungan tentunya memiliki sejumlah peran penting bagi kehidupan makhluk dan lingkungannya. Oleh karena itu, hutan sangatlah dari buku Geografi 2 yang ditulis oleh Yusman Hestiyanto, berikut manfaat hutan bagi kehidupan makhluk hidup dan lingkunganHutan memiliki peran sebagai paru-paru dunia di mana proses fotosintesis berfungsi untuk menjaga kestabilan dapat mencegah terjadinya erosi karena akar dari tumbuh-tumbuhan di hutan dapat memperlambat laju aliran air ke dalam adalah habitat dari flora dan fauna dan segala apa pun yang ada di HutanSeperti yang disebutkan sebelumnya, hutan dikelompokkan ke dalam beberapa jenis berdasarkan karakteristik yang dimilikinya. Mengutip dari buku Geografi Jelajah Bumi dan Alam Semesta karya Hartono, berikut jenis-jenis hutanHutan hujan tropis adalah hutan yang terdapat pada suatu daerah yang beriklim tropis, yaitu daerah-daerah yang terletak pada lintang 23,5° LU–23,5° LS. Contoh daerah yang banyak memiliki hutan hujan tropis adalah Brasil, Papua Nugini, Indonesia, dan hutan hujan tropis adalah pada bagian bawahnya tumbuh pohon-pohon yang lebih rendah, seperti perdu dan semak. Hutan jenis ini pada umumnya memiliki curah hujan tinggi dan merata sepanjang Hutan Musim di Daerah Iklim TropisHutan musim di daerah iklim tropis adalah hutan yang terletak pada daerah yang memiliki musik kemarau dan musim hujan. Wilayah penyebaran jenis hutan musim di daerah tropis, antara lain di sebagian wilayah Indonesia, Thailand, Kamboja, dan hutan ini memiliki keanekaragaman hayati, seperti tumbuh-tumbuhan yang tinggi. Contohnya, vegetasi pohon jati banyak ditemukan pada jenis hutan musim di daerah Hutan Musim di Daerah Iklim SedangSalah satu jenis hutan adalah hutan musim di daerah iklim sedang. Foto musim di daerah iklim sedang adalah hutan musim yang terdapat di di wilayah iklim yang memiliki empat musim, yaitu musim panas, musim gugur, musim dingin/salju, dan musim jenis ini tentunya banyak di temukan di daerah-daerah subtropis, contohnya adalah Amerika Serikat, Eropa Tengah, Australia bagian timur, Selandia Baru, Cina, Korea, Jepang, dan mangrove adalah jenis hutan di daerah tropis yang ditumbuhi berbagai jenis vegetasi khas rawa-rawa pantai yang dipengaruhi pasang surut air laut. Hutan mangrove biasanya ditumbuhi oleh tumbuhan nipah dan mangrove banyak ditemukan di daerah tropis yang memiliki pantai yang landai, seperti Brasil, Afrika Barat, Australia bagian Utara, hingga berdaun jarum adalah jenis hutan yang banyak memiliki vegetasi tumbuh-tumbuhan yang memiliki daun yang berbentuk jarum dan berbentuk kerucut, seperti pinus, cemara, dan jenis ini biasanya ditemukan di daerah-daerah yang memiliki iklim yang dingin dan bersalju, seperti Siberia, Amerika Utara, dan Taiga adalah jenis hutan yang ditemukan di daerah yang beriklim dingin yang cenderung sulit ditumbuhi oleh berbagai macam tumbuh-tumbuhan karena tidak banyak tumbuhan yang dapat tumbuh di daerah pengertian hutan?Sebutkan salah satu manfaat hutan!Apa yang dimaksud dengan hutan hujan tropis?
Gambar1.8 Vegetasi jenis kaktus hanya akan tumbuh baik di daerah beriklim kering. Ini merupakan salah satu contoh pengaruh iklim terhadap vegetasi Hutan heterogen tidak tumbuh di daerah. a. Papua b. Sulawesi c. Sumatra Selatan d. Sumatra Barat e. Nusa Tenggara Timur 10. Jasa Max Willem Carl Weber ialah. a. memimpin ekspedisi
Sebelumnya kita telah mengenal bahwa hutan merupakan salah satu jenis sumber daya alam yang ada di dalam Bumi baca sumber daya alam yang dapat diperbaharui dan tidak dapat diperbaharui. Bumi merupakan tempat hidup bagi berbagai macam jenis makhluk hidup. Begitu pula dengan hutan. Pengertian hutan telah kita kenal sebagai kumpulan dari pepohonan yang jumlahnya banyak, hidup dalam suatu daratan, dan letaknya saling berdempetan satu sama taukah Anda bahwa pepohonan yang hidup di hutan ini mempunyai banyak sekali jenis? Karakteristik satu hutan dengan hutan lainnya juga berbeda- beda. Oleh karena itulah hutan telah dibagi menjadi beberapa jenis. Jenis- jenis hutan ini dapat dibedakan menurut kategorinya masing- masing. Beberapa jenis hutan antara lain sebagai berikutMenurut iklimnya, hutan dibedakan menjadiHutan hujan tropisHutan musim tropikHutan iklim sedangHutan pegunungan tropikHutan gugur iklim sedangHutan hujan iklim sedang yang selalu tampak hijauTaiga baca bioma taigaGurun baca bioma gurunSabana baca bioma sabanaMenurut jenis pohonnya, hutan dibedakan menjadiHutan homogenHutan heterogenMenurut Kegunaannya, hutan dibedakan menjadiHutan lindungHutan suaka alamHutan wisataHutan produksiMenurut proses terjadinya, hutan dibedakan menjadiHutan asliHutan buatanMenurut tempatnya, hutan dibedakan menjadiHutan pantaiHutan pegununganHutan rawa baca ciri-ciri hutan rawa gambut, banyak sekali jenis hutan di dunai ini dan semuanya dibedakan menurut kategorinya masing- masing. Itulah beberapa jenis hutan yang kita kenal berdasarkan kategorinya masing- masing. Dari beberapa jenis hutan tersebut, kita akan membahas menganai salah satu jenis hutan. Hutan yang akan menjadi topik pembicaraan kita pada kesempatan ini adalah hutan Hutan HeterogenTentunya kita pasti pernah mendengar sebelumnya mengenai hutan heterogen. Hutan homongen telah menjadi perbincangan kita pada artikel sebelumnya. Sekarang kita akan membahas mengenai lawannya, yakni hutan hutan heterogen. Kebalikan dari hutan homogen yang merupakan hutan yang terdiri atas satu jenis pohon saja, hutan heterogen merupakan jenis hutan yang terdiri atas berbagai jenis pepohonan. Jenis- jenis pohon yang ada di hutan heterogen ini sangatlah beragam. Sehingga apabila kita berada di hutan heterogen, pasti kita akan menemukan berbagai macam jenis pohon dan juga berbagai macam ukuran dari pohon- pohon tersebut. Tidak hanya jenis dan ukuran saja, terkadang kita juga dapat menjumpai warna dari tanaman yang berbeda- beda antara satu dengan hanya pohon saja yang berbeda- beda, di dalam hutan heterogen kita juga dapat menjumpai berbagai macam binatang yang berbeda- beda jenisnya. Karena jenis pohon yang tumbuh di hutan bervariasi, maka binatang yang hidup di dalamnya pun lebih bervariasi dan banyak jenisnya dibandingkan dengan hutan homogen yang memang mayoritas hanya terdiri atas satu jenis pohon mempunyai banyak sekali manfaat bagi lingkungan dan juga makhluk hidup. Begitu pula dengan hutan heterogen ini. Hutan heterogen mempunyai banyak sekali manfaat. Manfaat dari hutan heterogen dapat dirasakan oleh lingkungan Bumi, dan juga makhluk hidup baik yang hidup di dalam hutan maupun yang hidup di dalam hutan. Beberapa manfaat dari hutan heterogen yang dapat kita temui antara lain adalah sebagai berikutSebangai pengatur tata airSebagai sumber dari oksigen/ penghasil oksigenDapat menyuburkan tanah baca ciri-ciri tanah yang subur dan tidak suburMencegah terjadinya tanah longsorMencegah terjadinya erosi tanahMencegah terjadinya banjir baca jenis-jenis banjirSebagai rumah binatang dan juga tumbuh- tumbuhanMenyimpan cadangan air tanah baca ciri-ciri air tanah yang baikMemenuhi berbagai kebutuhan manusiaItulah beberapa manfaat atau fungsi yang dapat kita peroleh dari hutan heterogen ini. hutan heterogen memang mempunyai peranan yang sangat penting bagi Bumi dan juga makhluk hidup lainnya. Oleh karena itulah sebagai manusia kita harus bisa menjaga kelestarian hutan heterogen Melestarikan Hutan HeterogenAda banyak sekali cara yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menjaga kelestarian hutan heterogen. Beberapa cara menjaga kelestarian hutan heterogen antara lain sebagai berikutMelakukan reboisasiMenerapkan sistem tebang pilihMenerapkan sistem tebang tanamMelakukan penebangan secara konservatifMemberikan hukuman bagi penebang yang melakukan penebangan secara liarTidak membuanga sampah sembarangan di hutanMengurangi penggunaan kertas dan tisu secara berlebihanMencegah terjadinya kebakaran hutanMelindungi tanaman maupun binatang yang ada di dalam hutanTidak merusak tanaman di dalam hutan, termasuk mencoret- coret pohon yang ada di dalam hutanMelakukan kampanye tentang pentingnya menjaga kelestarian hutan kepada masyarakat beberapa cara yang dapat dilakukan oleh manusia untuk menjaga kelestarian hutan. Cara- cara tersebut dapat dimulai dari kita sendiri atau dari individu kita sendiri. Jika dimulai dari kita sendiri kemuadian kita bisa mengajak masyarakat yang ada di sekitar kita maka akan banyak orang yang melakukan upaya pelestarian hutan. Dan hal ini akan berdampak sangat positif bagi hutan Hutan HeterogenHutan ada banyak sekali jenisnya, seperti yang telah kita ketahui sebelumnya. Di Indonesia pun banyak kita temui berbagai jenis hutan baca kebakaran hutan di Indonesia. Jenis- jenis hutan seperti yang dijelaskan di atas dilihat dari berbagai macam sudut, sehingga satu hutan bisa masuk dalam kriteria beberapa jenis hutan. Seperti halnya contoh hutan heterogen ini. Beberapa contoh mengenai hutan heterogen antara lain sebagai berikutHutan hujan tropisContoh dari hutan heterogen yang pertama adalah hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis ini bukanlah sesuatu yang asing kita temui di Indonesia. Hutan hujan tropis banyak kita temui di Indonesia karena memang Indonesia yang memiliki iklim tropis baca iklim di Indonesia. Hutan hujan tropis merupakan hutan yang berada di daerah tropis yang memiliki curah hujan baca proses terjadinya hujan yang tinggi/ melimpah berkisar 2000 hingga 4000 mm per tahunnya. Hutan hujan tropis ini mempunyai suhu rata- rata sekitar 25 hingga 26 derajat Celcius. Hutan hujan tropis ini juga mempunyai tingkat kelembapan rata- raya 80%.Hutan hujan tropis ini mempunyai macam- macam jenis pohon dan pohon- pohon yang ada di hutan hujan tropis ini rata- rata memiliki ketinggian sekitar 30 meter. Tentu saja ini adalah ukuran pohon yang sangat tinggi. Namun tentu saja tidak semua pohon setinggi itu. Pohon- pohon yang ada di hutan hujan tropis ini bervariasi ukurannya. Salah satu ciri yang paling khas dari hutan hujan tropis ini adalah adanya kanopi yang bisa menutupi tanah yang ada di hutan tersebut. Karena kanopi ini sifatnya menutupi, maka iklim mikro yang tercipta di dalam hutan akan berbeda dengan keadaan luarnya. Di dalam hutan akan mengalami sedikit cahaya, tingkat kelembaban yang lebih tinggi dan juga tingkat suhu yang musimContoh hutan heterogen selanjutnya adalah hutan musim. Hutan musim merupakan hutan yang berada di wilayah yang mempunyai musim kemarau cukup panjang. Hutan musim ini bisa dikatakan sebagai hutan yang terdapat pada suatu daerah yang mempunyai suhu udara cukup tinggi dan mempunyai perbedaan musim hujan serta musim kemarau yang cukup jelas baca pembagian musim di Indonesia.Tumbuhan yang hidup di hutan musim ini merupakan tumbuhan yang mempunyai kemampuan adaptasi di musim kemarau dan musim hujan serta tanah dalam kekeringan. Hutan musim yang hidup di wilayah beriklim tropis ini mempunyai ciri- ciri antara lain sebagai berikutPohon yang tumbuh jarangKetinggian pohon di antara 12 hingga 30 meterDaun berguguran pada musim kemarau dan akan kembali bersemi ketika musim hujanPohon- pohon yang hidup di hutan musim ini diantaranya adalah pohon jati, pohon pinus, dan pohon cemara. Di Indonesia, hutan musim ini banyak kita temui di wilayah Jawa Timur, Nusa Tenggara dan juga Sulawesi gugurContoh hutan heterogen yang selanjutnya adalah hutan gugur. Hutan gugur ini merupakan sebutan bagi hutan yang ditumbuhi pepohonan yang menggugurkan daunnya ketika musim gugur tiba. Hutan gugur ini umumnya berada di daerah yang mempunyai empat musim atau daerah yang mempunyai iklim sub tropis, namun ada juga yang berada di wilayah tropis. Hutan gugur ini mempunyai nama lain yaitu hutan musim tropika atau hutan monsun. Hutan gugur merupakan hutan yang mempunyai iklim hangat sepanjang tahun, namun juga mengalami musim kering atau kemarau panjang selama beberapa hutan ini dicurahi hujan hingga beberapa ratus milimeter setiap tahunnya, namun musim kering akan memaksa banyak tumbuhan menggugurkan daunnya. Gugurnya daun ini akan mempengaruhi kehidupan makhluk hidup yang ada di dalam hutan tersebut. Maka dari itulah hutan ini disebut sebagai hutan gugur. Beberapa tumbuhan yang ada di hutan gugur ini antara lain bunga sakura, pohon oak, pohon basswood, pohon maple, pohon pinus, pohon cemara, pohon jati, pohon angsana, bambu, palem, pakis, dan juga pohon rawaContoh hutan heterogen lainnya adalah hutan rawa. Hutan rawa ini juga merupakan salah satu jenis hutan menurut lokasinya. Hutan rawa adalah hutan yang berada di dekat rawa. Bisa juga dikatakan bahwa hutan rawa merupakan hutan yang tumbuh dan berkembang di daerah yang dogenangi oleh air tawar. Hutan rawa biasanya juga terdapat di daerah di belakang hutan payau atau hutan mangrove. Hutan rawa ini juga terbentuk di daerah- daerah yang berada di dekat aliran aliran sungai apabila ada hujan yang selalu tergenang. Hutan rawa ini dapat dibagi lagi menjadi beberapa jenis. Beberapa jenis dari hutan rawa antara lain adalahHutan rawa gambutHutan rawa air tawarRawa tanpa hutanHutan rawa ini mempunyai ciri khusus yang akan membedakannya dengan hutan yang lain. Beberapa ciri yang dimiliki oleh hutan rawa antara lain adalahBerada di daerah yang selalu tergenang air tawarTidak dipengaruhi oleh iklimTegakan hutan yang selalu hijauPohon- pohon yang hidup tingginya bisa mencapai lebih dari 40 meterTumbuhan yang tumbuh adalah tumbuhan yang mempunyai akar lutut dan tunasnya terendam oleh airMempunyai air yang asam dan bagian dasar pada rawa terdapat banyak gambutTerdapat di tempat yang mempunyai sungai- sunggai besar baca manfaat sungai.Beberapa jenis pohon yang hidup di hutan rawa ini antara lain adalah pohon Palquilumleiocarpum, Eicalypstus degulpta, Shorea uliginosa, Gareinia spp, dan lain beberapa contoh dari hutan heterogen. Selain contoh- contoh yang telah disebutkan di atas, masih banyak lagi contoh dari hutan heterogen. Hutan heterogen banyak terdapat di Indonesia karena di Indonesia mempunyai iklim tropis dan juga banyak terdapat sungai atau rawa- rawa.Beberapajenis pohon yang hidup di hutan rawa ini antara lain ialah pohon Palquilumleiocarpum, Eicalypstus degulpta, Shorea uliginosa, Gareinia spp, dan beda sebagainya. Demikian Penjelasan Pelajaran IPS- Geografi Tentang 4 Contoh Hutan Heterogen: Pengertian, Manfaat dan Cara Melestarikan. Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi– Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Kawasan-kawasan semacam ini terdapat di wilayah-wilayah yang luas di dunia dan berfungsi sebagai penampung karbon dioksida carbon dioxide sink, habitat hewan, modulator arus hidrologika, serta pelestari tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfer Bumi yang paling adalah bentuk kehidupan yang tersebar di seluruh dunia. Kita dapat menemukan hutan baik di daerah tropis maupun daerah beriklim dingin, di dataran rendah maupun di pegunungan, di pulau kecil maupun di benua merupakan suatu kumpulan tumbuhan dan juga tanaman, terutama pepohonan atau tumbuhan berkayu lain, yang menempati daerah yang cukup luas. Pohon sendiri adalah tumbuhan cukup tinggi dengan masa hidup bertahun-tahun. Jadi, tentu berbeda dengan sayur-sayuran atau padi-padian yang hidup semusim saja. Pohon juga berbeda karena secara mencolok memiliki sebatang pokok tegak berkayu yang cukup panjang dan bentuk tajuk mahkota daun yang HOMOGENHutan homogen adalah hutan yang terdiri atas satu jenis pohon dan biasanya merupakan hutan hasil budi daya. Contoh hutan homogen seperti hutan jati, hutan mahoni, hutan bakau, dan HUTAN JatiHutan jati adalah sejenis hutan yang dominan ditumbuhi oleh pohon jati Tectona grandis. Di Indonesia, hutan jati terutama didapati di Jawa. Akan tetapi kini juga telah menyebar ke berbagai daerah seperti di pulau-pulau Muna, Sumbawa, Flores dan lain-lain. Hutan jati merupakan hutan yang tertua pengelolaannya di Jawa dan juga di Indonesia, dan salah satu jenis hutan yang terbaik MahoniMahoni termasuk pohon besar dengan tinggi pohon mencapai 35–40 m dan diameter mencapai 125 cm. Batang lurus berbentuk silindris dan tidak berbanir. Kulit luar berwarna cokelat kehitaman, beralur dangkal seperti sisik, sedangkan kulit batang berwarna abu-abu dan halus ketika masih muda, berubah menjadi cokelat tua, beralur dan mengelupas setelah baru berbunga setelah berumur 7 tahun, mahkota bunganya silindris, kuning kecoklatan, benang sari melekat pada mahkota, kepala sari putih, kuning kecoklatan. Buahnya buah kotak, bulat telur, berlekuk lima, warnanya cokelat. Biji pipih, warnanya hitam atau cokelat. Mahoni dapat ditemukan tumbuh liar di hutan jati dan tempat-tempat lain yang dekat dengan pantai, atau ditanam di tepi jalan sebagai pohon pelindung. Tanaman yang asalnya dari Hindia Barat ini, dapat tumbuh subur bila tumbuh di pasir payau dekat dengan BakauHutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di air payau,dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, maupun di sekitar muara sungai di mana air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hutan bakau bersifat khas, baik karena adanya pelumpuran yang mengakibatkan kurangnya abrasi tanah; salinitas tanahnya yang tinggi; serta mengalami daur penggenangan oleh pasang-surut air laut. Hanya sedikit jenis tumbuhan yang bertahan hidup di tempat semacam ini, dan jenis-jenis ini kebanyakan bersifat khas hutan bakau karena telah melewati proses adaptasi dan HETEROGENHutan heterogen adalah hutan yang terdiri atas beraneka ragam jenis tumbuhan, dari pohon-pohon rendah sampai pohon yang tinggi. Hutan ini biasanya bersifat alami atau primer, contohnya hutan hujan HUTAN Hujan TropisHutan Hujan Tropis adalah hutan basah atau lembab yang terdapat di kawasan sekitar katulistiwa. Basah dan lembab lantaran curah hujan yang tinggi. Sedangkan kawasan katulistiwa di sini adalah area yang terletak hingga 10 derajat di utara maupun selatan garis hujan tropis sering disebut juga sebagai hutan hujan tropika, lowland equatorial evergreen rainforest, tropical lowland evergreen rainforest, atau tropical hujan tropis dapat ditemukan di Afrika, Asia, Australia, serta Amerika Tengah dan Selatan. Hutan hujan terbesar di dunia adalah hutan hujan Amazon. Indonesia pun menjadi negara dengan luas hutan hutan tropis terbesar keempat di dunia. Negara-negara di dunia dengan luasan hutan hujan tropis terbesar di dunia, secara berurutan, adalah Brazil, Kongo, Peru, Indonesia, Kolombia, Papua Nugini, Venezuela, Bilivia, Meksiko, dan Suriname
Beberapamanfaat dari hutan heterogen yang dapat kita temui antara lain adalah sebagai berikut: Sebangai pengatur tata air. Sebagai sumber dari oksigen/ penghasil oksigen. Dapat menyuburkan tanah (baca: ciri-ciri tanah yang subur dan tidak subur) Mencegah terjadinya tanah longsor. Mencegah terjadinya erosi tanah.
4 Mentimun. Tanaman mentimun juga mudah ditanam di tempat beriklim tropis. Tanaman mentimun bisa bertahan di kondisi yang hangat dan lembap. Kita bisa menanam mentimun saat musim kemarau. Mentimun juga bisa menghasilkan buah dalam waktu 35 – 70 hari. 5. Selada. Sebagian selada lebih baik tumbuh di tempat yang iklimnya dingin.
6Ciri Ciri Hutan Hujan Tropis di Indonesia dan Persebarannya. By. Yulia M.SI. November 10, 2015. Hutan tersebar hampir di seluruh dunia, mulai wilayah beriklim sedang hingga daerah khatulistiwa, jenis hutan pun bermacam macam mulai dari hutan homogen yang sering dijumpai di daratan eropa dan amerika utara hingga hutan tropica atau lebih BYGI.