Globalwarming atau pemanasan global adalah peristiwa naiknya intensitas efek rumah kaca (ERK) yang terjadi karena adanya gas dalam atmosfer yang menyerap sinar panas/sinar inframerah yang dipancarkan bumi. Gas itu disebut gas rumah kaca (GRK). Dengan penyerapan itu sinar panas terperangkap sehingga naiklah suhu permukaan bumi. Ode/Majalah Bobo Ilustrasi Bumi yang kepanasan karena terlalu banyak cahaya Matahari terperangkap di atmosfer – Apakah teman-teman pernah mendengar tentang efek rumah kaca? Apa itu efek rumah kaca, ya? Efek rumah kaca ini sering dihubungkan dengan pemanasan global. Efek rumah kaca yang normal memang terjadi secara alami, namun juga bisa dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Kira-kira, apa penyebab efek rumah kaca terjadi dan apa hubungannya dengan pemanasan global? Ayo, kita cari tahu penjelasannya! Apa Itu Efek Rumah Kaca? Efek rumah kaca adalah pemanasan permukaan Bumi dan udara di atas permukaan Bumi. Menurut situs Climate Kids NASA, proses efek rumah kaca terjadi ketika gas-gas di atmosfer Bumi membuat panas dari Matahari terperangkap. Istilah itu diambil dari cara kerja rumah kaca, teman-teman. Mungkin, teman-teman pernah melihat rumah kaca yang sering digunakan untuk menanam tanaman. Biasanya, rumah kaca dibangun dengan dinding kaca dan atap kaca, kemudian di dalamnya ada tumbuhan-tumbuhan, seperti tomat, sayuran, hingga bunga-bunga tropis. Dengan rumah kaca, suhu panas tetap ada di dalamnya meskipun udara di luar dingin. Baca Juga Apa Jadinya Kalau Bumi Tidak Punya Atmosfer? Cari Tahu Bedanya Atmosfer Bumi dan Planet Lain, yuk! Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan Secaraalami, uap air ikut bertanggungjawab terhadap terjadinya efek rumah kaca. Meningkatnya temperatur atmosfer menyebabkan adanya peningkatan konsentrasi uap air sehingga terjadi peningkatan dampak rumah kaca. Semakin banyak uap air yang terkandung di atmosfer, maka akan semakin panas suhu di bumi. 2. Karbondioksida.
May 9, 2023 1256 pm . 4 min read Efek rumah kaca adalah masalah lingkungan global yang serius dan memprihatinkan. Hal ini terjadi ketika gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia terjebak di atmosfer dan menyebabkan peningkatan suhu global. Konsekuensi dari efek rumah kaca dapat berdampak negatif pada kehidupan manusia dan ekosistem. Salah satu upaya untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca adalah dengan mengurangi emisi gas rumah kaca itu sendiri. Selain itu, ada beberapa usaha lain yang bisa dilakukan sejak dini untuk menghindari dampak yang lebih parah. Di artikel ini sudah saya tuliskan beberapa upaya yang bisa dilakukan sejak dii untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca. Upaya Untuk Mencegah Terjadinya Efek Rumah Kaca Adalah Untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca, diperlukan upaya yang serius dan berkelanjutan. Berikut adalah beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca 1. Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca Salah satu upaya paling penting dalam mencegah efek rumah kaca adalah dengan mengurangi emisi gas rumah kaca. Gas-gas tersebut dihasilkan dari berbagai sumber, seperti pembakaran bahan bakar fosil, limbah industri, dan limbah pertanian. Oleh karena itu, penting untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil dan mengubah pola konsumsi ke sumber energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan seperti energi surya, angin, dan hidro. 2. Meningkatkan Efisiensi Energi Meningkatkan efisiensi energi juga merupakan cara yang efektif untuk mencegah efek rumah kaca. Dengan mengurangi konsumsi energi, kita juga dapat mengurangi emisi gas rumah kaca. Beberapa cara untuk meningkatkan efisiensi energi termasuk penggunaan lampu LED yang hemat energi, isolasi rumah untuk mengurangi penggunaan AC dan pemanas, dan menggunakan kendaraan yang lebih efisien bahan bakarnya. 3. Mendorong Praktik Pertanian yang Berkelanjutan Pertanian juga merupakan sumber emisi gas rumah kaca yang signifikan. Untuk mencegah efek rumah kaca, penting untuk mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan pupuk organik, mengurangi penggunaan pestisida dan herbisida sintetis, dan meningkatkan kualitas tanah. 4. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Meningkatkan kesadaran masyarakat tentang efek rumah kaca dan pentingnya mencegahnya juga merupakan upaya yang penting dalam mencegah efek rumah kaca. Dengan mengedukasi masyarakat tentang cara mengurangi emisi gas rumah kaca dan praktik ramah lingkungan, kita dapat mendorong perubahan perilaku dan kebiasaan yang lebih baik. 5. Mendorong Kebijakan Pemerintah yang Berkelanjutan Pemerintah juga memiliki peran penting dalam mencegah efek rumah kaca. Mereka dapat mengeluarkan kebijakan yang mendukung penggunaan sumber energi terbarukan, mengurangi emisi gas rumah kaca dari industri, dan mendorong praktik pertanian yang berkelanjutan. Dengan kebijakan yang tepat, pemerintah dapat memainkan peran penting dalam mempromosikan masyarakat yang berkelanjutan. Masalah Lingkungan yang Menyebabkan Efek Rumah Kaca Adalah Berikut adalah 5 masalah lingkungan yang menyebabkan efek rumah kaca dan penjelasan singkat untuk setiap poin Emisi gas rumah kaca dari pembakaran bahan bakar fosil Pembakaran bahan bakar fosil seperti minyak, gas, dan batu bara untuk menghasilkan energi menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida, metana, dan nitrogen oksida. Gas-gas ini terperangkap di atmosfer dan menyebabkan efek rumah kaca. Penggunaan kendaraan bermotor Kendaraan bermotor menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti karbon dioksida dan nitrogen oksida. Semakin banyak kendaraan bermotor yang digunakan, semakin banyak emisi gas rumah kaca yang dihasilkan, sehingga menyebabkan efek rumah kaca yang lebih parah. Produksi industri Proses produksi industri juga dapat menghasilkan emisi gas rumah kaca. Beberapa jenis industri seperti industri petrokimia, pembuatan semen, dan produksi baja menghasilkan emisi gas rumah kaca yang signifikan. Pertanian Pertanian juga dapat menjadi penyumbang utama emisi gas rumah kaca. Metana yang dihasilkan dari proses pencernaan hewan ternak dan pengolahan limbah organik, serta nitrogen oksida yang dihasilkan dari penggunaan pupuk sintetis, semuanya merupakan jenis emisi gas rumah kaca yang dihasilkan dari sektor pertanian. Pembuangan sampah Pembuangan sampah dapat menyebabkan emisi gas rumah kaca seperti metana dan karbon dioksida. Jika sampah tidak dikelola dengan baik, gas-gas tersebut dapat bocor ke atmosfer dan menyebabkan efek rumah kaca yang lebih parah. Kesimpulan Kesimpulan dari pembahasan ini adalah bahwa upaya untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca adalah dengan mengurangi sumber-sumber emisi gas rumah kaca, seperti emisi dari pembakaran bahan bakar fosil, kendaraan bermotor, produksi industri, pertanian, dan pembuangan sampah. Pengurangan sumber-sumber emisi tersebut dapat dilakukan melalui penggunaan teknologi yang lebih bersih, kebijakan yang lebih ramah lingkungan, maupun perubahan perilaku individu dan masyarakat. Semua pihak harus turut serta dalam upaya untuk mencegah terjadinya efek rumah kaca, demi menjaga keberlangsungan lingkungan dan kesehatan bumi untuk generasi yang akan datang.
Efekrumah kaca dapat berdampak pada pemanasan global. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya efek rumah kaca adalah? membatasi penggunaan kompos; meningkatkan pembangunan pabrik; membatasi pemakaian listrik; meningkatkan produksi sepeda motor; Semua jawaban benar
Pengertian impak tempat tinggal Kacamentari artinya sumber tenaga terbesar yg membentuk tenaga sinar dan tenaga panas. Panas dan sinar yang didapatkan sang masuk ke bumi serta dapat dimanfaatkan sang makhluk tidak semua panas serta sinar berhasil diendapkan ke bumi, tetapi sebagian akbar terpantul keluar pada atmosfer. peristiwa ini dikenal menjadi efek tempat tinggal rumah kaca yg terjadi di bagian atas bumi adalah proses tertahannya atau terserapnya sinar infra merah berasal mentari yang dipantulkan pulang sang bumi oleh gas tempat tinggal kaca yg terdapat pada lapisan dan dampak impak tempat tinggal KacaDikutip asal buku fisika Paket C tingkatan V Modul Tema 11 Awas! Pemanasan dunia Mengancam Kita yang ditulis sang Marga surya Mudhari, Drs, MT, lapisan pada atmosfer mempunyai fungsi sebagai lapisan kaca pelindung ini pula berfungsi buat menunda panas di permukaan bumi sebagai akibatnya tidak bisa keluar. Layaknya tempat tinggal kaca, lapisan ini akan menyimpan geothermal supaya temperatur suhu bumi permanen terjaga serta adanya dampak rumah kaca, bumi akan menjadi planet yg membeku dan tidak bisa dihuni oleh makhluk tetapi, Jika terlalu poly panas yg tertahan, suhu permukaan bumi semakin tinggi. Ini yang diklaim menjadi tanda-tanda pemanasan tempat tinggal Kaca Pengertian, Manfaat, akibat dan Cara Menguranginya 1searchPerbesarimbas tempat tinggal kaca terjadi dampak beberapa kegiatan yang dilakukan oleh insan. asal Terjadinya dampak tempat tinggal Kacapengaruh tempat tinggal kaca terjadi dampak banyaknya gas-gas rumah kaca GRK di atmosfer yg mengakibatkan naiknya radiasi inframerah yg diserap diserap sang molekul gas yang antara lain berupa uap air atau H20, CO2, metan CH4, dan ozon O3.Hal ini lalu berimbas pada intensitas tempat tinggal kaca dan akibatnya suhu pada permukaan bumi semakin tinggi beberapa aktivitas insan yg menyebabkan banyaknya gas-gas tempat tinggal kaca, yaituPembangunan ladang pertanian serta jalan layang dan gedung pencakar bahan fosil, mirip minyak bumi serta Mengurangi Peningkatan efek rumah Kacadampak rumah Kaca Pengertian, Manfaat, dampak dan Cara Menguranginya 2keliru satu cara mengurangi peningkatan dampak rumah kaca merupakan dengan menanam beberapa cara yang bisa dilakukan insan buat dapat mengurangi peningkatan dampak rumah kaca,yaitu hutan dari penebangan liar yg sangat merusak lingkungan kurang lebih menggunakan tumbuhan membakar sampah dan penggunaan tunggangan penggunaan energi cara lain . penggunaan produk-produk yg mengandung Chloro-fluorocarbons CFCs dengan memakai produk-produk yg ramah lingkungan. Views 3,170

PemanasanGlobal atau Global Warming, adalah meningkatnya suhu rata-rata permukaan bumi sebagai akibat meningkatnya jumlah emisi Gas Rumah Kaca di atmosfer.Menurut Budianto (2000:195) dalam Rajaguguk, E dan Ridwan K (2001) perubahan iklim global sebagai peristiwa naiknya intensitas efek rumah kaca yang terjadi karena adanya gas dalam atmosfer

- Efek rumah kaca sebagai masalah lingkungan secara global terjadi karena kenaikan suhu atmosfer akibat gas rumah kaca yang menyerap gelombang panas Matahari yang dipantulkan dari Bumi. Berikut ini penjelasan singkat tentang penyebab efek rumah kaca dan dampaknyaPenyebab efek rumah kaca dan pemanasan global Mengutip Sumber Belajar Kemdikbud RI, efek rumah kaca dan gas rumah kaca adalah penyebab terjadinya pemanasan global. Melansir NASA, efek rumah kaca adalah proses alami yang terjadi saat gas di atmosfer Bumi menyerap panas sinar Matahari dari Bumi. Penyebab efek rumah kaca adalah gas-gas rumah kaca yaitu gas-gas dalam atmosfer yang menyerap gelombang panas. Gas rumah kaca yang terpenting adalah karbon dioksida. Baca juga Pemanasan Global Proses, Penyebab, dan Dampaknya Sinar Matahari berupa gelombang elektromagnetik menyimpan energi. Saat sinar Matahari mengenai Bumi, Bumi menjadi panas. Sebagian energi panas ini dipantulkan kembali oleh Bumi ke atmosfer. Tetapi sebagian terperangkap di atmosfer sebagai gelombang panas, berupa sinar infra merah. Gelombang panas tersebut frekuensinya lebih rendah jika dibandingkan dengan ketika dipancarkan Matahari mengenai Bumi. Dalam atmosfer, sinar infra merah ini diserap oleh berbagai molekus gas, sehingga suhu atmosfer naik. Kenaikan suhu atmosfer ini disebut efek rumah terjadinya efek rumah kaca disebabkan oleh peningkatan suhu atmosfer. Efek rumah kaca tidak berkaitan dengan bangunan gedung-gedung bertingkat yang dindingnya terbuat dari kaca. Baca juga Sistem Kerja Gas Rumah Kaca dalam Menjaga Kestabilan Temperatur Bumi Dalam kondisi normal, efek rumah kaca bermanfaat bagi kehidupan makhluk hidup karena membuat Bumi menjadi tempat tinggal bagi manusia dan makhluk hidup lainnya. Adanya efek rumah kaca membuat suhu rata-rata di Bumi menjadi sekitar 33 derajat Celcius. Bila tidak ada efek rumah kaca, suhu rata-rata di Bumi bisa mencapai -18 derajat Celcius. Suhu ini terlalu rendah untuk kehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Akhir-akhir ini, kandungan gas rumah kaca berupa karbon dioksida dan gas lain dalam atmosfer mengalami kenaikan. Naiknya gas rumah kaca berakibat akan menaikkan efek rumah kaca. Peristiwa naiknya intensitas efek rumah kaca ini disbeut pemanasan global. Baca juga 6 Gas Rumah Kaca Sebagian besar peningkatan suhu rata-rata global sejak pertengahan abad ke-20 kemungkinan besar disebabkan meningkatnya konsentrasi gas-gas rumah kaca akibat aktivitas manusia dengan efek rumah kaca. Dampak pemanasan global antara lain Perubahan iklim atau cuaca meningkatnya intensitas fenomena cuaca yang ekstrem; Kenaikan frekuensi dan intensitas badai; Mencairnya es di kutub; Menaikkan suhu permukaan laut sehingga terjadi penambahan ketinggian air laut atau meningkatnya level permukaan laut. Akibat pemanasan global yang lain adalah memengaruhi hasil pertanian, hilangnya gletser, dan kepunahan berbagai jenis hewan. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
21. Perubahan Iklim. Perubahan iklim adalah berubahnya kondisi fisik atmosfer bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan manusia (Kementerian Lingkungan Hidup, 2001). Perubahan fisik ini tidak terjadi hanya sesaat tetapi dalam kurun waktu yang panjang.
Ilustrasi Efek Rumah Kaca dan Bumi. Dewasa ini, diketahui suhu Bumi meningkat dengan pesat, dibandingkan di masa lampau. Hal inilah yang saat ini disebut sebagai "pemanasan global" atau global warming. Menurut estimasi para ahli pada 2014, suhu Bumi akan naik lebih dari 2 derajat Celsius, menunjukkan bahaya yang mengancam pada satu penyebab utamanya adalah akibat dari "efek rumah kaca" atau greenhouse effect. Gas rumah kaca sebenarnya adalah produk alami Bumi. Namun, kenapa bisa sampai menyebabkan pemanasan global? Yuk, simak fakta-faktanya!1. Efek rumah kaca sebenarnya lumrah, bahkan ada di luar Bumi! Sesuai namanya, gas rumah kaca adalah sebuah gas yang menyerap dan memancarkan energi radiasi inframerah termal, sehingga memicu efek rumah kaca. Efek rumah kaca sendiri adalah kemampuan atmosfer Bumi untuk menahan suhu panas untuk menopang kehidupan di gas dan efek rumah kaca adalah hal yang lumrah ada di Bumi. Malah, tanpa efek rumah kaca di atmosfer, Bumi menjadi terlalu dingin -19 derajat Celsius, dari rata-rata 15 derajat Celsius dan tak mampu menopang kehidupan. Bahkan planet Mars, Venus, dan satelit Jupiter, Titan, pun memiliki efek rumah kaca pada Komposisi gas rumah atmosfer Bumi pun diselubungi oleh efek rumah kaca. Sejatinya, komposisi utama dari gas rumah kaca di atmosfer Bumi terdiri dari Uap air H2O Karbon dioksida CO2 Metana CH4 Dinitrogen monoksida N2O Ozon O3 Apa gunanya gas-gas ini? Gas rumah kaca bertugas untuk memerangkap panas agar tidak meninggalkan Proses utama terjadinya efek rumah kaca di atmosfer BumiIlustrasi Efek rumah kaca Bumi. efek rumah kaca sebenarnya penting untuk kehidupan Bumi, bagaimana proses terjadinya efek rumah kaca? Sebenarnya, prosesnya cukup sinar matahari menyinari Bumi. Namun, tidak semua sinar matahari masuk ke Bumi karena ada yang dipantulkan oleh atmosfer Bumi ke luar angkasa. Sinar yang masuk ke Bumi diserap oleh tanah di darat dan air di laut, sehingga menghangatkan temperatur panas dari Bumi dipancarkan ke ruang angkasa. Tetapi, tidak semua panas tersebut pergi ke luar angkasa. Gas rumah kaca di atmosfer Bumi menahan sebagian panas tersebut untuk agar Bumi tetap hangat dan memelihara kehidupan. Baca Juga 10 Hal Kecil Ini Bisa Kamu Lakukan untuk Hentikan Pemanasan Global 4. Aktivitas manusia menyebabkan efek rumah kaca memburukANTARA FOTO/Rony MuharrmanPerkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan dunia sejatinya dimulai sejak Revolusi Industri pada pertengahan abad ke-18. Akan tetapi, aktivitas manusia yang menciptakan dan menggunakan peralatan modern meningkatkan gas rumah kaca di atmosfer, sehingga kadar gas rumah kaca pun meningkat dan Bumi semakin Revolusi Industri hingga abad ke-20, kadar CO2 dan CH4 naik secara pesat! Aktivitas manusia seperti penggunaan bahan bakar fosil batu bara, bahan bakar minyak, dan gas dan penebangan hutan turut meningkatkan CO2. Sementara, praktik agrikultur dan peternakan besar-besaran mendongkrak kadar gas gas N2O juga sebenarnya memiliki pengaruh buruk terhadap efek rumah kaca. Digunakan sebagai obat bius, "gas tertawa" ini juga digunakan untuk mesin roket dan kendaraan balap NOS. Bahkan, N20 dikatakan berpengaruh lebih buruk terhadap efek rumah kaca karena dapat memecah dan melubangi lapisan ketiga gas rumah kaca alami tersebut, efek rumah kaca juga diperburuk oleh pemakaian klorofluorokarbon CFC dan hidrofluorokarbon HFC. Dipakai sebagai cairan pendingin, freon untuk AC, hingga hairspray, CFC penggunaannya sudah dilarang karena melubangi lapisan O3. Meskipun begitu, HFC juga tidak kalah Dampak efek rumah kaca berlebihBeruang kutub merenungi habitatnya yang leleh akibat pemanasan global. emisi CO2, CH4, N20, CHC, dan HFC tidak ditanggulangi, maka hasilnya efek rumah kaca akan semakin parah dan lubang pada lapisan O3 tidak tertanggulangi. Akibat akhirnya, Bumi akan semakin panas dan tidak ramah untuk makhluk hidup. Inilah beberapa dampak negatif dominan dari efek rumah kaca berlebih Es di daerah Kutub mencair yang menyebabkan Naiknya ketinggian air laut 19 sentimeter, 1901-2010. Diperkirakan pada 2100, ketinggian air akan naik 15-90 sentimeter! Air laut yang semakin tinggi merendam daratan yang lebih rendah, mengancam sekitar 92 juta jiwa! Terancamnya habitat penguin dan beruang kutub! Suhu Bumi yang lebih panas menyebabkan Naiknya frekuensi badai yang lebih besar! Curah hujan di beberapa kawasan dunia tidak menentu! Karena laut menyerap gas rumah kaca yang berlebih, maka tingkat keasinannya ikut naik. Hal ini merusak ekosistem laut! Industri agrikultur ikut terdampak, sehingga kelaparan melanda di mana-mana! Lubang pada lapisan O3 menyebabkan radiasi ultraviolet UV dari matahari masuk, dan menyebabkan Gangguan kulit hingga kanker kulit Katarak pada mata Terganggunya produksi padi Gangguan pertumbuhan tanaman Gangguan pernapasan Penyakit kardiovaskular 6. Cara menurunkan efek rumah kaca setelah tahu akibatnya? Inilah yang sedang dihadapi Bumi! Sebenarnya, efek rumah kaca berguna untuk memelihara kehidupan. Namun, karena aktivitas manusia, maka efek rumah kaca pun amburadul. Kalau efek rumah kaca tidak terkendali, maka Bumi akan semakin panas dan tidak ramah lagi pada makhluk hidup!Jadi, apa yang dapat kita lakukan? Mulai membangun kesadaran untuk melestarikan lingkungan, dengan cara Menghemat penggunaan energi listrik di rumah untuk memotong penggunaan batu bara dan emisi CO2 Menghindari penggunaan transportasi pribadi, beralih ke transportasi umum Menggunakan kendaraan ramah lingkungan, seperti sepeda atau kendaraan listrik Menggunakan energi terbarukan dan ramah lingkungan, seperti panel surya Beralih ke pupuk organik Mengolah limbah ternak menjadi biogas untuk mengurangi emisi CH4 Reboisasi agar siklus karbon bisa kembali seimbang Mengurangi pemakaian plastik dengan membawa botol minum sendiri atau menggunakan tas kain saat berbelanja Membiasakan daur ulang sampah, terutama plastik Itulah beberapa langkah utama yang dituangkan dalam Perjanjian Paris pada 2015 yang ditandatangani oleh 174 negara dan Uni Eropa. Dengan begitu, akibat dari efek rumah kaca dapat dikurangi, sehingga kenaikan suhu Bumi dapat tetap di bawah 2 derajat Celsius. Baca Juga 7 Makanan Favoritmu yang Terancam Punah Akibat Pemanasan Global, Siap?
Pemanasanglobal ialah peristiwa naiknya intensitas Efek Rumah Kaca (ERK). ERK terjadi karena adanya gas dalam atmosfer yang menyerap sinar panas, yaitu sinar inframerah, yang dipancarkan oleh bumi. Gas itu disebut gas rumah kaca (GRK). Dengan penyerapan itu sinar panas terperangkap sehingga suhu permukaan bumi meningkat.
Pemanasanglobal terjadi sebagai akibat meningkatnya jumlah emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer. Naiknya intensitas efek rumah kaca yang terjadi karena adanya gas dalam atmosfer yang menyerap sinar panas yaitu sinar infra merah yang dipancarkan oleh bumi menjadikan perubahan iklim global (Budianto, 2000).
Pemanasanglobal disebabkan adanya kadar gas rumah kaca yang menyebabkan meningkatnya intensitas efek rumah kaca. Sedangkan lubang ozon disebabkan karena sinar matahari, halogen, dan temperatur. Selain itu pengaruh / aktivitas manusia dapat menimbulkan pemanasan global, seperti pembakaran hutan, penggunaan motor yang menimbulkan asap.
Gasrumah kaca adalah gas-gas yang ada di atmosfer yang menyebabkan efek rumah kaca.Gas-gas tersebut sebenarnya muncul secara alami di lingkungan, tetapi dapat juga timbul akibat aktivitas manusia, terutamanya dengan pembakaran bahan bakar fosil.Tanpa gas rumah kaca, suhu rata-rata di permukaan Bumi dikira akan menjadi di bawah titik beku air, tetapi, adanya terlalu banyak gas rumah kaca
Efekrumah kaca dapat berdampak pada pemanasan global. Salah satu usaha yang dapat dilakukan untuk mengurangi terjadinya efek rumah kaca adalah? membatasi penggunaan kompos meningkatkan pembangunan pabrik membatasi pemakaian listrik meningkatkan produksi sepeda motor Semua jawaban benar Berdasarkan pilihan diatas, jawaban yang paling benar adalah: C. membatasi pemakaian listrik.
Salahsatu hal yang bisa mengurangi percepatan peningkatan temperatur permukaan bumi adalah dengan melakukan optimalisasi bahan bakar minyak dari fosil atau penghematan. Pemanasan global ialah peristiwa naiknya intensitas Efek Rumah Kaca (ERK). Dengan adaya ERK suhu bumi adalah rata-rata 15ΒΊC, seperti yang kita kenal. Jadi ERK sangat OnLV.
  • 6znbmak3dw.pages.dev/545
  • 6znbmak3dw.pages.dev/453
  • 6znbmak3dw.pages.dev/303
  • 6znbmak3dw.pages.dev/696
  • 6znbmak3dw.pages.dev/580
  • 6znbmak3dw.pages.dev/418
  • 6znbmak3dw.pages.dev/90
  • 6znbmak3dw.pages.dev/748
  • peristiwa yang dapat mengurangi meningkatkan intensitas efek rumah kaca adalah